Selasa, September 16, 2008
Award Mama Yang Kedua
Label: Cerita Mama
Diposting oleh Mama Jasmine Doha 21.27 4 komentar
Jumat, September 12, 2008
Andai Aku menyadari Dari Dulu......
PERHATIAN : Dibaca Perlahan trus dimaknai Artinya Yaaaaaa.....
Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yangbahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia selalu mengangap itu sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, menggangu adik dan kakaknya, membuat masalah bagi orang lain adalah kesukaannya. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf,dia selalu berkata, "Tidakapa-apa, besok kan bisa."
Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia anggap itu wajar-wajar aja. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."
Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya melakukan segala sesuatu bersama-sama, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik. Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia ketemu seorang cewek yang sangat cantik dan baik. Cewek ini kemudian menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.Tentu, dia rindu untuk bertemu teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungin mereka." Ini tidak terlalu mengganggu Dia karena dia punya teman-teman sekerja selalu mau diajak keluar. Jadi,waktupun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.
Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia, dan tidak pernah menyalahkannya.Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya, "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan mengatakannya. "
Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan perpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya. Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan, istrinya ditabrak lari. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang ada rapat.Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cinta kamu", istrinya telah meninggal dunia.
Laki-laki itu remuk hatinya dan mencobamenghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia sadar bahwa anak anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing.Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.
Saat mulai renta, Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan ke 50, 60, dan 70. Semula uang itu akan dipakainya untuk pergi ke Hawaii, New Zealand,dan negara-negara lain bersama istrinya, tapi kini dipakainya untuk membayar biaya tinggal di rumah Jompo tersebut. Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang Tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Saat dia mau meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata kepadanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Kemudian perlahan ia menghembuskan napas terakhir, Dia meninggal dunia dengan airmata dipipinya.============ ========
Semoga Cerita diatas semakin menyadarkan kita semua bahwa waktu itu nggak pernah berhenti. Keluarga, temen, tentangga adalah kebahagianan yang tiada terkira.....apalagi jika tinggal diperantauan .....Mereka adalah Harta yang Tak ternilai.......................................
Label: Cerita Mama
Diposting oleh Mama Jasmine Doha 13.37 7 komentar
Minggu, September 07, 2008
Akhirnya Dapat Award
Alhamdulillah.......mama dapat penyemangat puasa lagi setelah kemarin dapat Yellow tag dari Bunda Kayla....sekarang mama dapat Award dari Budhe Amirul......
Label: Cerita Mama
Diposting oleh Mama Jasmine Doha 21.54 3 komentar
Sabtu, September 06, 2008
Hadiah Dari SaHabat

Horeeeee..................dapat penyemangat puasa dr Bunda Kayla.....Thanks ya Bund.........
Supported by: antownholic.blogspot.com, dee-adp.blogspot.com, pencakarlangit.blogspot.com, questionquince.blogspot.com,dessycherryponie.blogspot.com, berlia.blogspot.com,nazifnaseri.blogspot.com ,veraproject.blogspot.com,indahrusianah.blogspot.com,ritaceria.blogspot.talithasya.blogspot.com,kaylakita.blogspot.com, jasminemama.blogspot.com
1. Copy gambar di atas lalu posting di blogmu.
2. Lanjutkan tags ini minimal ke 5 blogger muslim yang kamu kenal. Jangan lupa tinggalkan komentar pada blog mereka juga ya.
3. Tulis alamat blogmu (di bawah gambar) setelah alamat blog pemberi tags.
This tag special for:
1. NyonyaMuda di Doha
2. Dr. Amee di London
3. Hidayatullah di Jogya
4. Bunda Rierie di Balikpapan
5. Tante Dessy di Jakarta
Label: Cerita Mama
Diposting oleh Mama Jasmine Doha 18.49 2 komentar
Rabu, September 03, 2008
Pertama kali............
Alhamdulillah akhirnya datang juga Bulan penuh Rahmat ini......
Dan ini adalah kali pertama mama puasa diluar negeri pas Summer lagi.......kalau summer di negara2 Eropa mah enak ndak panas-panas banget, lha ini Summer dibumi Padang Pasir......ampun makkkkkk puanasnya gak ketulungan.....bayangin aja suhu diluar bisa mencapai 45 derajat.....so bagi yang berada di Indonesia......panasnya Indonesia mah gak ada apa-apanya......
Lha kok ya untungnya.....rumah full AC.... jadinya agak ketolong deh......sepanjang hari diem aja dirumah utakatik blog plus chatting......kalau lepas taraweh baru deh beredar.....meski begitu suhu malam hari masih bekisar 35-40 derajat......(persis kelelawar deh....siang dirumah malam keluar...... hahahaha)
Bulan puasa begini.....jadwal jalan-jalan diubah selepas taraweh....eiiiitttttttttttt tapi jangan dikira Ramadhan di Qatar seperti di Indonesia.......meski masjid disini berhamburan dimana-mana.....tp nggak terdengar orang Tadarus....jadinya sepiiiiiiiii .......sholat taraweh aja gak kedengeran kok.....nah ini yang bikin mama kangen ama Indonesia......suasananya itu lho yang gak bisa dibandingin ama Doha.......meski semuanya serba enak disini....suasana khas Indonesia mah gak terbeli...........
Label: Cerita Mama
Diposting oleh Mama Jasmine Doha 12.22 6 komentar
















